BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner

Di Bawah Arahan Kadispora Mahdianur Musa, GOR Haji Agus Salim Bersiap Berubah Menjadi Ikon Olahraga Baru Ranah Minang

 

SUMBAR | Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sumatera Barat Mahdianur Musa, S.H., S.E., M.M. memastikan tahapan pengosongan dan penutupan kawasan GOR Haji Agus Salim Padang mulai Rabu, 17 Juni 2026 menjadi bagian penting dari proses perubahan besar wajah olahraga Sumatera Barat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai persiapan pembangunan dan penataan kawasan olahraga yang dirancang lebih modern, nyaman, aman, serta memiliki standar fasilitas yang mampu menunjang kebutuhan masyarakat dan para atlet di masa mendatang.

Mahdianur Musa menjelaskan bahwa penutupan sementara kawasan GOR Haji Agus Salim bukan berarti menghilangkan ruang aktivitas masyarakat, melainkan menjadi tahapan awal untuk menghadirkan fasilitas olahraga yang lebih baik dan mampu menjawab perkembangan zaman.

Sebagai pimpinan Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat, Mahdianur Musa menegaskan bahwa proses revitalisasi ini membutuhkan dukungan seluruh pihak agar pembangunan dapat berjalan lancar sesuai rencana yang telah dipersiapkan pemerintah daerah.

Menurutnya, GOR Haji Agus Salim memiliki nilai sejarah yang sangat besar bagi masyarakat Sumatera Barat. Kawasan tersebut telah menjadi tempat lahirnya berbagai kegiatan olahraga, pembinaan atlet, hingga aktivitas masyarakat selama bertahun-tahun.

Kini, kata Mahdianur Musa, kawasan tersebut akan memasuki fase baru dengan konsep penataan yang lebih terencana. Pemerintah ingin menghadirkan pusat olahraga yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertandingan, tetapi juga menjadi ruang publik yang membanggakan.

Melalui penataan tersebut, GOR Haji Agus Salim diproyeksikan memiliki wajah baru dengan fasilitas yang lebih representatif. Kehadiran kawasan olahraga modern ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan atlet serta menarik berbagai kegiatan olahraga berskala nasional.

Mahdianur Musa juga menyampaikan bahwa selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di dalam area kawasan GOR demi menjaga keselamatan bersama serta memberikan ruang bagi pekerjaan konstruksi.

"Kami berharap masyarakat dapat memahami proses ini. Penutupan sementara merupakan bagian dari upaya menghadirkan fasilitas olahraga yang jauh lebih baik. Hasil akhirnya nanti akan menjadi manfaat bersama bagi masyarakat Sumatera Barat," ujar Mahdianur Musa.

Ia menambahkan bahwa pembangunan sarana olahraga merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. Fasilitas yang baik akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan olahraga, ekonomi, serta aktivitas masyarakat di sekitar kawasan.

Dengan dimulainya tahapan pengosongan kawasan GOR Haji Agus Salim, Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat terus melakukan koordinasi agar seluruh proses berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan target pembangunan.

Mahdianur Musa berharap dukungan masyarakat menjadi energi penting dalam mewujudkan perubahan besar tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Transformasi GOR Haji Agus Salim menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menghadirkan fasilitas olahraga yang mampu menjadi kebanggaan daerah dan menjadi tempat lahirnya generasi atlet berprestasi.

Ke depan, kawasan olahraga tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi ikon baru Kota Padang dan Sumatera Barat dengan konsep yang lebih modern, tertata, dan memiliki daya tarik nasional.

Penataan GOR Haji Agus Salim merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga untuk menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat serta kemajuan olahraga daerah.


Wyndoee

Posting Komentar

0 Komentar