Kupang, 27 Agustus 2026 — Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) VII terus bergerak cepat dalam mempercepat penanganan pascagempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores. Melalui Posko Gempa Flores NTT yang merupakan pusat tanggap darurat yang disiapkan oleh TNI Angkatan Laut Kodaeral VII guna menghimpun dan mendistribusikan logistik kepada masyarakat terdampak bencana.
Satu hari sebelumnya Rabu 26/08/2026 dukungan bantuan korban gempa datang dari korps adhyaksa Kejaksaan Tinggi NTT dan kepedulian warga ini dikirimkan menggunakan 6 armada truk dari kantor Kejati NTT di terima di Posko Gempa Kodaeral VII, selanjutnya bantuan diangkut menuju ke dermaga AC Abineno Makodaeral VII.
Kegiatan penyerahan bantuan dipimpin Irspektur Kodaeral VII mewakili Komandan Kodaeral VII Laksamana Muda TNI Joni Sudianto, CHRMP. M.Tr.Opsla, serta dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Kadister Kodaeral VII, Komandan KRI HIU–634, Aspidmil Kajati, Asintel Kajati.
Keterlibatan KRI Hiu-634 dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AL mendukung percepatan distribusi logistik kemanusiaan, khususnya untuk menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan dan pesisir yang membutuhkan bantuan pascabencana.
KRI Hiu-634 yang dikomandani Letkol Laut (P) Aldwin Hafidz Harsandy membawa berbagai bantuan yang dihimpun dari berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa. Bantuan tersebut berupa kebutuhan pokok serta berbagai perlengkapan pendukung yang di butuhkan masyarakat dalam masa penanganan pascabencana.
Dalam pelaksanaannya, bantuan yang di angkut KRI HIU–634 akan disalurkan menuju Pelabuhan Maumere dan Pelabuhan Reo untuk selanjutnya diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah berdampak.
Komandan Kodaeral VII Laksamana Muda TNI Joni Sudianto, CHRMP., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa keterlibatan unsur TNI AL dalam penanganan bencana merupakan wujud kepedulian sekaligus komitmen untuk senantiasa hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya ketika menghadapi situasi kedaruratan.
Kehadiran KRI Hiu-634 dalam penyaluran bantuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kapal perang TNI AL tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan kedaulatan di laut, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Melalui sinergi bersama pemerintah, instansi terkait serta berbagai elemen masyarakat, TNI AL terus berupaya mendukung percepatan penanganan dampak gempa Flores sekaligus membantu meringankan beban masyarakat terdampak.

0 Komentar