BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI "

Tragedi di Kos Gadut: Mahasiswa PNP Asal Dharmasraya Ditemukan Tewas Tergantung, Warga Pauh Padang Geger

PADANG |Suasana tenang di kawasan Jalan Puncak Jawa, Gadut, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Sabtu pagi (11/4/2026). Warga setempat digemparkan dengan penemuan jasad seorang mahasiswa yang ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam kamar kosnya.

Korban diketahui merupakan mahasiswa aktif Politeknik Negeri Padang (PNP) yang berasal dari Kabupaten Dharmasraya. Peristiwa tragis ini sontak menarik perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi setelah kabar duka tersebut menyebar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, jenazah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.20 WIB. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan diduga telah meninggal dunia beberapa waktu sebelum akhirnya diketahui oleh pihak lain.

Penemuan ini bermula dari kekhawatiran pihak keluarga korban yang tidak dapat menghubungi anaknya. Orang tua korban kemudian mengirimkan pesan singkat kepada anak pemilik kos untuk meminta bantuan mengecek kondisi korban di kamar.

Mesi (25), anak pemilik kos yang menjadi saksi mata, mengungkapkan bahwa dirinya langsung menuju kamar korban setelah menerima pesan tersebut. Ia sempat mengetuk pintu, namun tidak ada respons dari dalam.

Karena merasa curiga, Mesi kemudian berinisiatif membuka kamar kos tersebut. Betapa terkejutnya ia saat mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung di dalam kamar.

“Saya langsung kaget dan panik melihat kondisi korban. Saya segera memberi tahu orang tua dan warga sekitar,” ujar Mesi dengan nada bergetar.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berdatangan ke lokasi. Sebagian di antaranya berusaha memastikan kondisi korban, sementara yang lain langsung menghubungi pihak kepolisian.

Tak lama berselang, aparat kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi langsung dipasang guna mengamankan area dan memudahkan proses penyelidikan.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban dengan hati-hati untuk dibawa ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kematian korban.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi rekan-rekan sesama mahasiswa dan warga sekitar yang mengenalnya sebagai sosok yang tertutup namun ramah.

Beberapa tetangga kos menyebutkan bahwa korban jarang terlihat berinteraksi, namun tidak pernah menunjukkan tanda-tanda mencurigakan sebelumnya.

Kabar duka ini juga cepat menyebar di kalangan mahasiswa PNP. Banyak yang mengaku terkejut dan tidak menyangka peristiwa tragis tersebut menimpa salah satu rekan mereka.

Pihak kampus dikabarkan tengah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk proses pemulangan jenazah ke kampung halaman di Dharmasraya.

Sementara itu, aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab kejadian sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya kepedulian terhadap kondisi mental dan sosial di lingkungan sekitar, terutama bagi para perantau yang tinggal jauh dari keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif, namun garis polisi masih terpasang sebagai bagian dari proses penyelidikan yang masih berlangsung.


(ANDRI/HD)

Posting Komentar

0 Komentar